PALEMBANG — SMP Negeri 35 Palembang menggelar kegiatan Diseminasi Bimbingan Teknis (Bimtek) terkait Tata Kelola Sistem Penjaminan Mutu (SPMP), Penguatan Literasi dan Numerasi (Litnum), serta Digitalisasi Pembelajaran. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Ruang Guru SMP Negeri 35 Palembang, Kamis (17/9/2026), dan diikuti oleh para guru sebagai bagian dari upaya meningkatkan kompetensi serta kualitas pembelajaran di sekolah. Kegiatan secara resmi dibuka oleh Kepala SMP Negeri 35 Palembang, Nurhasanah, S.Pd., MM. Dalam pembukaan, ia menekankan pentingnya peningkatan kapasitas guru melalui kegiatan pengembangan kompetensi yang dilakukan secara berkelanjutan. Nurhasanah menuturkan, kegiatan diseminasi dan bimbingan teknis tersebut merupakan bagian penting dalam upaya meningkatkan kompetensi guru. Menurutnya, guru perlu terus mendapatkan penguatan dan pembaruan pengetahuan agar mampu mengikuti perkembangan dunia pendidikan, khususnya dalam penerapan penjaminan mutu, penguatan literasi dan numerasi, serta pemanfaatan teknologi digital dalam pembelajaran. “Guru merupakan salah satu unsur penting dalam menentukan kualitas pendidikan. Karena itu, peningkatan kompetensi guru harus dilakukan secara berkelanjutan agar pembelajaran yang diberikan kepada peserta didik semakin berkualitas,” ujar Nurhasanah. Ia berharap, melalui kegiatan ini para guru dapat memperoleh pengetahuan dan pengalaman yang kemudian diterapkan dalam proses pembelajaran di kelas. Dengan demikian, kegiatan yang dilaksanakan secara rutin tersebut tidak hanya menjadi forum berbagi pengetahuan, tetapi juga menjadi modal bagi guru untuk terus meningkatkan kualitas pembelajaran di SMP Negeri 35 Palembang. Lebih lanjut Nurhasah menuturkan kegiatan ini diharapkan dapat memberikan dampak positif dalam kegiatan proses belajar mengajar sekaligus mendukung terwujudnya mutu pendidikan yang lebih baik di SMP Negeri 35 Palembang. *ZR
Semua berita
SMP Negeri 35 Palembang Gelar Diseminasi Bimtek SPMI, LITNUM dan Digitalisasi Pembelajaran
“Guru merupakan salah satu unsur penting dalam menentukan kualitas pendidikan. Karena itu, peningkatan kompetensi guru harus dilakukan secara berkelanjutan agar pembelajaran yang diberikan kepada peserta didik semakin berkualitas,” ujar Nurhasanah.

